Site icon BALQIS AQIQAH

Seberapa Jauh Anda Tahu Perbedaan Aqiqah dan Qurban?

Seberapa Jauh Anda Tahu Perbedaan Aqiqah dan Qurban?

Aqiqah Yogyakarta – Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar dalam agama Islam. Di hari raya tersebutlah para umat muslim yang dalam keadaan mampu dianjurkan untuk melakukan qurban. Tapi terdapat satu pertanyaan yang sering muncul dimasyarakat tentang jika seseorang sejak lahir belum pernah diaqiqahi, mana yang harus dilakukan terlebih dahulu?

Aqiqah dan juga qurban ialah 2 jenis ibadah yang memiliki hukum sunnah. Pelaksanaan kedua ibadah tersebut ditandai dengan penyembelihan hewan yang telah memenuhi syarat untuk disembelih. Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara aqiqah dan qurban?

Berikut perbedaan Aqiqah dan Qurban yang perlu Anda ketahui:

Dari Tujuan Syariat

Apabila di tinjau dari tujuan syariat pelaksanaannya, pelaksanaan qurban ialah untuk memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS sebagaimana perintah dari Allah saat ituuntuk menyembelih anaknya, Ismail AS. Sebab ketaatan tersebutlah, kemudian Allah SWT mengganti Ismail dengan eekor kambing. Kemudian ketentuan qurban disyariatkan kembali pada Nabi Muhammad SAW dalam ajaran agama Islam.

Sementara itu, aqiqah merupakan ibadah yang hukummnya sunnah muakkad namun ibadah tersebut menjadi wajib apabila telah dinazarkan. Pada umumnya, tujuan dilaksanakannya syariat aqiqah ialah sebagai bentuk rasa syukur terhadap kelahiran bayi, yang didasarkan pada hadis, “Anak tergadai dengan akikahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur rambut kepalanya,” (H.R. Tirmidzi).

Dari Jenis Hewan yang Disembelih

Walaupun disyariatkan sama-sama untuk menyembelih hewan, namun tidak semua jenis hewan bisa digunakan untuk aqiqah. Dalam pelaksanaan aqiqah, hewan yang dipakai untuk disembelih ialah kambing. Sedangkan untuk persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya ialah usia, kambing tidak dalam keadaan cacat atau harus merupakan kambing yang sehat, dan juga apakah kambing tersebut sudah berganti gigi ataukah belum. Apabila kambing sudah memenuhi syarat tersebut, maka hewan kambing tersebut memang sudah layak untuk disembelih sebagai hewan aqiqah.

Sedangkan dalam qurban Idul Adha, terdapat beberapa jenis hewan yang disyariatkan untuk disembelih, diantaranya ialah kambing, domba, sapi, kerbau, ataupun unta. Sedangkan untuk syaratnya, hewan ternak tersebut harus memiliki usia minimal yang sudah diatur didalam syariat agama Islam. Disamping itu, qurban juga tidak boleh yang dalam kondisi cacat misalnya buta, pincang, ataupun mempunyai bagian tubuh yang terkoyak atau terluka.

Baca Juga: Ketahui Sunnah untuk Bayi Baru Lahir Menurut Islam, dari Adzan Hingga Aqiqah

Waktu Penyembelihan

Kemudian jika dilihat dari pemilihan waktu penyembelihannya, untuk qurban, maka sebaiknya dilakukan penyembelihan pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah (hanya dilakukan pada Idul Adha dan hari Tasyrik).

Sementara itu, untuk aqiqah waktu penyembelihan bisa dilakukan pada hari ke – 7 dari hari kelahiran bayi. Namun apabila orangtua belum mempunyai kecukupan ekonomi dalam waktu tersebut, maka aqiqah dapat dilaksanakan selain hari tersebut bahkan sampai anak tumbuh dewasa dan juga baligh.

Perbedaan Jumlah Pelaksanaan Aqiqah dan Qurban

Untuk aqiqah memang hanya diperintahkan dilaksanakan satu kali seumur hidup, sehingga apabila seorang anak telah diaqiqahkan ketika ia masih kecil, maka tidak perlu lagi diaqiqahkan saat ia sudah dewasa kelak. Untuk jumlahnya, jika aqiqah untuk laki-laki maka dianjurkan menggunakan dua ekor kambing jika mampu, sementara untuk anak perempuan hanya memebutuhkan satu ekor kambing.

Sementara itu, untuk qurban, apabila seseorang mempunyai kecukupan harta, maka tidak terdapat batasan terhadap jumlah hewan yang ingin diqurbankan. Jika ingin mendapatkan pelayanan aqiqah yang terpercaya dari jasa Aqiqah Yogyakarta, maka segera hubungi BALQIS AQIQAH. Lantas mengapa BALQIS AQIQAH menjadi pilihan terbaik?

Sebab ada berbagai kelebihan yang bisa Anda dapatkan, diantarnya respon yang cepat, pelayanan mudah dan ramah, memiliki ustadz penceramah pengajian aqiqah, bisa melakukan pesanan tanpa DP (pembayaran dapat dilakukan sesudah konsumen menerima menu aqiqah), masakan kambing diolah dengan bersih dan lezat tanpa aroma prengus, jangkauan layanan luas, berpengalaman dan tentu saja yang paling penting mereka menggunakan dan menyembelih kambing sesuai syariat. Jadi hubungi kami sekarang juga atau langsung ke kantor kami yang informasinya ada di halaman ini.

Exit mobile version