Tata Cara Akikah – Bagian 2

Posted by on April 7, 2014 | 0 comments

BALQIS AQIQAH, Mau tau Tata Cara Akikah yang benar? hubungi 0851 034 55331 atau 08180 273 1273.

 

Tata Cara Akikah

tata cara akikah

Tata Cara Akikah

Setelah kita mengetahui beberapa dalil dianjurkannya ibadah akikah maka selanjutkanya adalah pelaksanaan tata cara akikah yang sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi.

Kita masih ingatkan hadist nabi “bahwa setiap anak yang lahir itu tergadai dengan aqiqahnya yang disembelihkan untuknya (kambing) pada hari yang ketujuh, diberikan nama dan dipotong rambutnya”?

Itulah tata cara akikah yang Nabi contohkan kepada ummatnya, sangat simpel, sederhana dan tidak merepotkan.

Pertama:

Setelah kita membeli kambing untuk aqiqah selanjutnya adalah menentukan hari yang baik untuk pelaksanaannya. Berdasarkan hadist diatas bahwa hari yang baik adalah pada hari yang ketujuh dan dalam riwayat lain disebutkan bisa pada hari yang ke-14 ataupun 21 dari kelahiran sang buah hati, tentunya dalam hal ini ada tata cara menentukan hari pertamanya.

Kedua:

Setelah ditentukan hari pelaksanaannya langkah selanjutnya adalah memotong kambing yang diniatkan untuk akikah dengan membaca doa “Allahumma minka walaka” doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam ketika memotong hewan akikah. (HR. Baihaqy). Atau dalam kitab lain disebutkan nama anak yang diakikahi beserta nama ayahnya.

Ketiga:

Memberikan nama yang baik untuk sang buah hati. Dalam memilihkan nama untuk sang buah hati hendaknya yang mengandung makna kebaikan, karena nama adalah bagian dari doa. Bisa menggunakan nama para nabi, sahabat, para ulama besar, tokoh-tokoh islam dan lain sebagainya atau nama-nama lain yang secara bahasa memiliki arti yang baik.

Keempat:

Dicukur rambut kepalanya sang buah hati. Dalam hadits diatas wa yuhlaqu ro’suhu (dicukur rambutnya). Yang dimaksud al-halq adalah rambut dicukur sampai habis atau gundul inilah yang paling baik. Disebagian daerah ketika rambut bayi dicukur itu disisakan rambut depannya (Jawa:kuncung) atau sebaliknya disisakan rambut belakanagnya (Jawa: kucir) itu adalah hal yng tidak sesuai dengan sunnah Rosulullah shallahu alaihi wasallam bahkan nabi melarang model cukur yang seperti ini atau dikenal dalam bahasa fiqih model qoza’ (model cukuran yang tidak rata).

berkaitan dengan cukur rambut ini ada ulama yang memberikan rukhsoh (keringanan hukum) ketika dicukur gundul akan dikhawatirkan akan melukai kepala sang bayi maka ditunggu sampai dirasa kuat juga tidak mengapa, hal ini terkait dengan sunnah nabi yang lain yaitu bersedekah dengan emas atau perak seberat rambut bayi tersebut. Jadi ketika tidak dicukur saat aqiqah bisa ditaksir kira-kira berapa gram rambutnya.

Itulah sejatinya ritual akikah yang simpel dan mudah,,

Anda butuh konsultasi atau pemesanan akikah yang lezat tanpa prengus silahkan menghubungi kami di: 0851 034 55331 atau 08180 273 1273.

Baca artikel kami lainnya:

Doa Aqiqah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 15 + 5 ?
Please leave these two fields as-is: