Siapa Yang Harus Menanggung Biaya Aqiqah?

Posted by on April 27, 2016 | 0 comments

Siapa yang harus menanggung biaya aqiqah? apakah harus orang tua dari sang anak atau bahkan orang lain pun bisa? silahkan baca artikel ini untuk menemukan jawabannya.

 

Siapa Yang Harus Menanggung Biaya Aqiqah?

siapa yang harus menanggung biaya aqiqah

Siapa Yang Harus Menanggung Biaya Aqiqah?

Aqiqah adalah salah satu ibadah penting yang dilaksanakan oleh seorang muslim terkait dengan kedatangan sang buah hati di dunia ini. Lantas siapakah yang mempunyai hak untuk mengaqiqahkan anak?

Dalam pembahasan ini tidak ada dalil tegas yang menyatakan bahwa orang tua wajib menanggung biaya aqiqah anaknya sehingga yang akan kami angkat adalah pendapat ulama fiqih.

Menurut sebagian ulama syafi’iyyah mengatakan bahwa yang harus menanggung biaya pelaksanaan aqiqah adalah orang tua yang menanggung nafkah dari anak tersebut. Jadi orang yang tidak menanggung nafkah anak maka tidak dituntut untuk menanggung biaya aqiqah kecuali atas izin orang yang menanggungnya, yaitu orang tua. Untuk mendalami soal ini anda bisa merujuk kepada kita al maushuah al fiqhiyya.

Di lain kasus misalkan anak tersebut diasuh atau diadopsi oleh orang lain entah itu masih ada kerabat atau bahkan orang yang tidak ada hubungan darah dalam keluarga maka orang yang mengasuh itulah memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan aqiqah anak tersebut. Karena status orang tua yang mengadopsi adalah penanggung nafkah.

Menurut Imam Ahmad Ibn Hanbal mengatakah bahwa pelaksanaan ibadah aqiqah anak itu menjadi kewajiban sang ayah kecuali sang ayah meninggal duni sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan aqiqah untuk anak –  anaknya. Adapun Ulama as Shan’ani rahimahullah mengatakan: “Bahwa aqiqah itu menjadi kewajiban yang dibebankan kepada sang pemberi nafkah bagi sang bayi”.

Hal ini wajar jika ada sedikit perbedaan dikarenakan dalam hadits tentang aqiqah disebutkan dengan redaksi umum yaitu tudzbahu ‘anhu artinya disembelihkan untuknnya. Ketika redaksi disebutkan “disembelihkan” maka yang penting adalah menyembelih kambing, dan yang melakukan siapa saja boleh artinya sah saja sekalipun orang yang menanggung biaya aqiqah orang lain bukan si penanggung nafkah. Waallahu alam bi al-shawab.

Baca artikel terkait lainnya

Siapa Yang Mengaqiqahi Hasan Dan Husain Cucu Rasulullah?

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 8 + 14 ?
Please leave these two fields as-is: