Mengapa USG Perlu Ibu Hamil Lakukan?

Posted by on February 7, 2018 | 0 comments

USG merupakan bagian integral dari proses perawatan janin modern. Orangtua harus ingat bahwa test USG rutin sangat dibutuhkan untuk melacak kesehatan bayi dan ibu hamil.

 

Mengapa USG Perlu Ibu Hamil Lakukan?

mengapa usg perlu ibu hamil lakukan

Mengapa USG Perlu Ibu Hamil Lakukan?

  1. Apa itu USG?

BalqisAqiqah.com – USG janin adalah cara untuk memeriksa status kesehatan dan perkembangan bayi Anda. Ultrasonografi menggunakan gelombang suara untuk menciptakan citra anak saat berada di dalam rahim.

Ultrasound adalah alat serbaguna. Hal ini dapat memperkirakan usia bayi, memeriksa ritme jantung dan mendeteksi cacat lahir atau masalah lainnya.

Dalam masyarakat modern saat ini, ultrasonografi janin adalah aktivitas yang cukup umum selama kehamilan. Hal ini diberikan pada pemeriksaan kehamilan rutin yang dijadwalkan bersamaan dengan tes kesehatan lainnya.

Namun, jadwal juga bisa diubah secara fleksibel agar sesuai dengan keadaan setiap orang. Wanita yang memiliki banyak kehamilan atau memiliki banyak tanda komplikasi kehamilan seringkali memiliki operasi ultrasound reguler.

Baca juga : Tips Membuat Rumah Aman Untuk Mendapatkan Balita Sehat

Studi menunjukkan bahwa teknologi ultrasound beserta peralatan standar aman untuk Anda dan bayi Anda. Namun, hanya ultrasound yang harus secara medis diperlukan.

FDA tidak menyetujui melakukan ultrasound tanpa pandang bulu di mal untuk membuat foto “souvenir” untuk bayi Anda dan Anda. Risiko potensial pelecehan ultrasound masih dalam tahap penelitian.

  1. Mengapa USG saat hamil sangat dibutuhkan

USG berkala adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh orang tua. Biasanya, wanita harus melakukan pemeriksaan ultrasound setidaknya dua kali selama kehamilan, yaitu pada trimester pertama dan kedua.

2.1. Ultrasound minggu ke 6-9

Selama trimester pertama, semua wanita hamil harus menjalani pemeriksaan ultrasound dalam 6 sampai 9 minggu. Ini adalah pertama kalinya orang tua melihat janin mereka.

Hasil ultrasound pertama akan membantu:

  • Konfirmasi usia kehamilan, tanggal lahir bayi lebih akurat.
  • Konfirmasikan denyut jantung janin.
  • Konfirmasi janin di rahim ibu, tidak termasuk kehamilan ektopik atau kehamilan di tabung rahim.
  • Tentukan jumlah janin (bayi atau lebih).

2.2. USG Minggu ke 18-22.

USG kedua tidak hanya menyenangkan tapi tujuan utamanya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bayi dan memeriksa keseluruhan kesehatan janin.

Biasanya dilakukan antara minggu ke 18 dan minggu ke-22 pada trimester kedua. USG ini adalah ultrasound level 2, yang membutuhkan peralatan yang lebih canggih.

USG ini akan membantu:

  • Evaluasi status perkembangan bayi Anda dengan mengukur ukuran tubuhnya, memeriksa bagian tubuhnya, mengukur tingkat cairan ketuban, detak jantung, posisi plasenta, dll.
  • Mengkonfirmasi jenis kelamin janin.
  • Dokter juga akan mengenali lokasi bagian di tubuh bayi dengan menunjuk gambar di layar (sesuai kebutuhan).
  • Ultrasonografi reguler hanya menggunakan USG 2D. Dokter hanya memiliki ultrasonografi 3D dan 4D hanya jika diperlukan secara medis, yaitu bila ada tanda-tanda dugaan malformasi janin atau masalah.

2.3. USG tambahan.

Faktanya, wanita hamil sering mendapat test UUSG lebih banyak, lebih sering bisa memantau perkembangan janin dan mendeteksi masalah awal.

Pelaksanaan ultrasound dan ultrasonografi janin tambahan dibutuhkan oleh setiap wanita hamil dan dokternya.

Menurut beberapa penelitian, jumlah rata-rata ultrasonogram janin sekitar lima kali lebih tinggi dari yang dianjurkan. Jika dokter Anda memerlukan ultrasound tambahan, tanyakan pada diri Anda mengapa hal ini paling baik untuk bayi Anda dan Anda.

Itulah tadi dasar-dasar yang perlu Anda ketahui tentang USG, yang tidak boleh diabaikan jika Anda hamil. Semoga bayi Anda sehat!

Baca artikel terkait lainnya

Jenis Makanan Yang Dapat Meningkatkan Kualitas ASI