Dalil Ulama Yang Mengharuskan Aqiqah Dengan Kambing

Posted by on April 11, 2016 | 0 comments

Pada kesempatan kali ini penulis akan membawakan beberapa dalil – dalil yang dijadikan oleh para ulama berkaitan dengan keharusan beribadah aqiqah itu dengan kambing.

 

Dalil Ulama Yang Mengharuskan Aqiqah Dengan Kambing

dalil ulama yang mengharuskan aqiqah dengan kambing

Dalil Ulama Yang Mengharuskan Aqiqah Dengan Kambing

Para ulama bersepakat kalau kambing atau domba adalah hewan yang dapat dijadikan sesembelihan dalam ibadah aqiqah. Akan tetapi ada perbedaan dilakangan ulama berkaitan dengan apakah harus dengan kambing atau domba? ataukah bisa dengan hewan lain seperti sapi, unta, ataupun kerbau?

Pembaca yang budiman. Sesuai dengan janji penulis kemarin kalau ada kesempatan lain akan melanjutkan artikel sebelumnya yang berkaitan dengan judul diatas yaitu dalil ulama yang mengharuskan aqiqah dengan kambing.

Sejauh pengetahuan penulis bahwa cukup banyak hadits – hadits yang membahas tentang ibadah aqiqah dan semuanya menggunakan kata syaatun atau kabsyun. Kata syaatun ini memang dapat diartikan sebagai sembelihan yang masuk didalamnya jenis kambing, domba, sapi, unta bahkan keledai dan kijangpun dapat dimasukan dalam kata ini. Hal semacam ini telah disampaikan oleh seorang ulama bahasa Ibnu Mandzur dalam buku lisanul ‘Arab.

Selain dapat ditinjau dari sisi bahasa dalam riwayat lain juga penulis temukan ada atsar dari sahabat Anas Ibn Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau mengaqiqahkan anaknya dengan menyembelih unta bukan dengan kambing ataupun domba.

Walaupun ada atsar dari Anas Ibn Malik diatas ketika melihat banyak riwat lain yang semuanya menyebut kambing tentu ini menjadi alasan sebagian ulama lebih mantap dan mengharuskan dengan kambing. Diantara riwayat – riwayat yang menyebut dengan kambing adalah sebagai berikut:

Dari Yusuf Ibn Mahik bahwa berkata: “Saya dan Ibn Mulaikah masuk dan menemuai Khafsah binti Abdirrahman Binti Abi Bakr ketika melahirkan anaknya Mundzir Ibn Zubair. Saya berkata kepadanya :”Kenapa engkau tidak beraqiqah dengan menyembelih unta saja? Lantas ia berkata : “Aku berlindung kepada Allah (untuk melakukan demikian yaitu aqiqah dengan unta) karena bibiku yaitu Aisyah pernah berkata : Untuk anak laki – laki dengan dua ekor kambing dan untuk anak perempuan dengan satu ekor kambing”. Diriwayatkan oleh Abdu ar Razzaq dan Al Albani mengatakan bahwa ini shohih sesuai syarat Imam Muslim.

Dalam riwayat lain juga disebutkan ketika Aisyah ditanya perihal apakah boleh beraqiqah dengan unta? Beliau menjawab :”Aku berrlindung kepada Allah (untuk melakukan demikian) akan tetapi sesuai apa yang disabdakan Rasulullah adalah dengan dua ekor kambing yang setara”. Diriwayatkan oleh Ath Thahawi dan Al Albani mengatakan sanadnya adalah hasan.

Pembaca yang budiman, itu tadi beberapa dalil yang diajadikan dasar sebagian ulama yang tidak membolehkan beraqiqah dengan selain kambing. Wallahu’alam bi as shawab.

Contoh Undangan Aqiqah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 4 + 13 ?
Please leave these two fields as-is: