Dalil Syari Tentang Aqiqah

Posted by on April 6, 2016 | 0 comments

Anda sedang mencari dalil – dalil syar’i tentang aqiqah? Disini anda akan memperolehnya, baca yuk…

 

Dalil Syar’i Tentang Aqiqah

dalil-syari-tentang-aqiqah

Dalil Syar’i Tentang Aqiqah

Sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk mengilmui semua ibadah yang akan dilakukan termasuk ibadah aqiqah. Yang dimaksud mengilmui adalah belajar dan mengkaji hal – hal yang berkaitan dengan dalil syari baik yang digali dalam hadits Nabi Muhammad ataupun dalam ayat al Quran.

Dalil Sejarah Aqiqah

Diriwayatkan dari Buraidah, ia berkata :”Dahulu kami (sewaktu masih jahiliyyah) apabila mempunyai anak kami menyembelih kambing dan melumuri kepada anak dengan darah kambing tersebut. Akan tetapi setelah Islam datang kami menyembelih kambing, mencukur rambutnya dan melumuri kepala bayi dengan minyak wangi”. (Hadits Riwayat Imam Abu Dawud)

Dalil Syariat Aqiqah

Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Setiap anak itu tergadai dengan pelaksanaan aqiqahnya, yaitu dengan menyembelihkan kambing untuknya pada hari yang ketujuh (dari kelahiran), diberikan untuknya nama, dan dicukur rambut kepalanya”. (Hadits Riwayat Abu Dawud, An Nasa’i)

Dalil Jumlah Kambing Untuk Aqiqah

Diriwayatkan melalui jalur Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkatka :“Bahwa Rasulullah memerintahkan kepada sahabatnya untuk mengaqiqahkan anak laki – laki nya dengan 2 (dua) ekor kambing yang sama, dan untuk anak perempuan dengan seekor kambing“. (Hadits Riwayat At Tirmidzi).

Dalil Mencukur Rambut Dan Disunnahkan Bersedekah

Diriwayatkan dari jalur Muhammad Ali Bin Husain ia berkata :“Bahwasannya Putri Rasulullah Fathimah Radhiyallahu ‘anha mencukur rambut anaknya setelah kelahiran Hasan dan Husain lalu menimbangnya dan bersedekah dengan perak seberat timbangan rambut bayi tersebut”. (Hadits Riwayat Ahmad dan Malik).

Itu tadi beberapa hadits yang berkaitan dalil syar’i aqiqah. Kita bisa menelaah lebih lanjut karena cukup banyak dalil dalil lain yang membahas masalah ini. Mulai dari memilih hari yang baik, memilih kambing yang sesuai syariat hingga pada tahap akhir yaitu distribusi menu aqiqah.

Saat ini banyak buku – buku yang membahas tentang ini diantaranya adalah buku terjemah karya ulama besar Ibnul Qayyim al Jauziyyah atau anda dapat membuka kitab minhajul muslim karya syaikh Abu Bakar Jabir al Jazairi pada bab aqiqah.

Demikian pengantar tulisan ini yang terkait dengan dalil – dalil disyariatkannya ibadah aqiqah. Semoga Bermanfaat.

Baca artikel selanjutnya

Apakah Boleh Aqiqah Dengan Selain Kambing?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 7 + 11 ?
Please leave these two fields as-is: