Aqiqah Dan Qurban

Posted by on March 20, 2016 | 0 comments

Bagaimana Islam Memandang perihal aqiqah dan qurban? Adakah persamaan dan perbedaan antara keduanya?

 

Aqiqah Dan Qurban

aqiqah dan kurban

Aqiqah Dan Qurban

Pembacara yang dirahmati oleh Allah  shubhanahu wa ta’ala. Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna, didalamnya membahas berbagai hal yang berkaitan dengan tuntunan hidup manusia agar dapat mengenal kebenaran, mengenal Sang Pencipta dan juga mengenal jalan – jalan untuk mendekatkan diri kepada Nya. Mulai dari hal – hal kecil seperti aturan di kamar mandi hingga pada urusan yang besar seperti kenegaraan dan tidak luput dalam pendangan Islam perihal ibadah aqiqah dan qurban.

Aqiqah adalah salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah ‘azza wajal berkaitan dengan nikmat besar yang Allah berikan kepada sebuah keluarga berupa kelahiran seorang bayi baik itu laki – laki maupun perempuan. Ibadah tersebut dilaksanakan dalam bentuk menyembelih hewan aqiqah berupa kambing atau domba yang sehat, tidak kurus, dan tidak cacat. Setelah dipotong dan dibersihkan sunnah nabi yang lain adalah memasak daging tersebut sehingga menjadi makanan yang siap untuk dinikmati oleh keluarga, kerabat, teman dan masyarkat secara umum.

Biasanya masyarakat menyajikannya dalam bentuk masakan gulai, sate, tongseng, bestik dan lain sebagainya yang dilengkapi dengan nasi putih, sayur urap, acar, buah, krupuk dan snack. Pada dasarnya yang menjadi menu pokok aqiqah adalah masakan kambingnya sedangkan yang lainnya merupakan makanan pendamping yang bersifat tidak pokok.

Adapun ibadah qurban adalah salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah dengan cara menyembelih binatang ternak berupa kambing/ domba, sapi, kerbau atau unta pada hari raya Idhul Adha dan hari tasyriq yaitu pada tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Lantas apa persamaan dan perbedaan antara aqiqah dan qurban?

Ibadah aqiqah itu dilaksanakan terkait dengan kelahiran seseorang artinya ibadah ini hanya perlu dilakukan seumur hidup saja. Sedangkan ibadah qurban adalah syariat yang berulang artinya setiap tahun kita bisa menjumpai bulan dzulhijjah dan apabila kita diberikan kelonggaran rezeki maka disyariatkan berqurban setiap tahunnya.

Demikian artikel dari BALQIS AQIQAH berkaitan dengan aqiqah dan qurban semoga semakin mendekatkan diri  kita kepada Allah. Aamiin.

Artikel Kami Lainnya

Berapa Umur Kambing Untuk Aqiqah?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 13 + 13 ?
Please leave these two fields as-is: